Renungan Untuk Para ABG: Cinta Itu Dihati, Bukan Diselangkangan

Renungan Untuk Para ABG: Cinta Itu Dihati, Bukan Diselangkangan - Ketika kita sedang berada dalam nuansa cinta,dunia berwarna merah jambu. Begitu terlenanya sehingaa tanpa disadari kita lupa akan batasan cinta dan nafsu. Banyak pasangan (yang sedang di mabuk cinta aka pacaran] yang berpendapat “Kita ga having seks (penetrasi penis ke vagina)! cuma petting aja, kadang main pinggiran. Kalopun having seks cuma 1/4 saja dan dibuang diluar kok”. (biasanya gini nie rayuan maut doi)

Saya bukan pakar seksologi tetapi saya tahu ketika sebuah hubungan sudah terlalu jauh dengan adegan selangkangan maka hubungan itu tidak sehat. Para pria akan lebih banyak mendominasi dan wanita akan terlalu rapuh untuk ditinggalkan apalagi jika ada ancaman dan kekerasan.

So, ditengah dunia merah jambu yang dinikmati bersama pasangan, tetaplah berpikiran waras dan jangan sampai dua-duanya lemah. Salah satu harus lebih kuat dan berpikir jernih. Saya yakin diawal hubungan semua wanita pasti akan menolak untuk berhubungan seks, so keep on going girls, always say NO. Katakan tidak untuk seterusnya dan jangan sampai benteng pertahanan diri jatuh.

Seks itu seperti candu, pasti ada keinginan untuk melakukannya lagi dan lagi. Ketika kita pernah jatuh sekali, berhenti dan jangan berbuat lagi. Jika pasangan kita memaksa untuk melakukannya lagi, katakan tidak. Jika dia memaksa lagi dan disertai ancaman, katakan tidak dan kita putus. Tinggalkan dia karena dia bukan pasangan yang tepat untukmu, dia bukan orang yang baik. Cinta tidak pernah memaksa, cinta bukan untuk menyakiti.

Apakah melakukan hubungan seks dengan main pinggiran “Petting” atau sperma dibuang diluar keluar bisa menyebabkan kehamilan? jawabannya iya...

Jangan berpikir kalo having sex masih pake celana dalam dan ga masukin penis ke vagina maka dijamin aman. Jangan juga berpikir, pastinya aman melakukan penetrasi toh nanti saya akan membuang sperma diluar (istilahnya Coitus Interruptus). Ingatlah, selalu ada resiko terjadinya kehamilan dari setiap hubungan seks.

Saat seorang pria ereksi dan terangsang secara seksual maka sebelum terjadinya ejakulasi (keluarnya sperma), pria mengeluarkan cairan Pre ejakulasi, ditandai dengan keluarnya sedikit cairan bening, terkadang kental yang memancarkan dari uretra penis.

Didalamnya mengandung semen dan sedikit sperma. maaf ya kalo agak vulgar tapi demi kebaikan smua mesti jeLas

Menurut WikiAnswer:
"Yes you can get pregnant from pre ejaculate, even when others are saying the chances are very slim, but you just might be that ONE that does get pregnant. Think about that. It’s possible because guy might have some live sperm left from the first time he cums, but it’s not likely to happen, the chances of getting pregnant from a precum are very slim."

So, sekali lagi saya menyarankan untuk tidak melakukan hubungan seks beresiko.

Menyesalah sekarang sebelum terlambat dan jangan lakukan lagi!. Mari kita lebih menghagai dan bertanggung jawab pada diri sendiri dan bukan untuk dianggap paling suci. Hubungan seks dan orgasme memang sangat menyenangkan *heaven* tetapi resiko yang dapat terjadi adalah kehamilan, perasaan menyesal, ketagihan/ eksitasi, aborsi, putus sekolah, dll.

Sebandingkah semua penyesalan itu dengan orgasme satu menit? think smart before you do it...

Terima kasih telah membaca artikel Renungan Untuk Para ABG: Cinta Itu Dihati, Bukan Diselangkangan, update terbaru seputar berita foto dan video yang jadi viral.

0 Komentar untuk "Renungan Untuk Para ABG: Cinta Itu Dihati, Bukan Diselangkangan"
Back To Top