Blog kumpulan artikel, foto, video terbaru yang jadi viral dan hebohkan netizen Indonesia

Ads Here

Ambil 1 Juta Ditolak Teller Dengan Ketus, Si Nenek ‘Saya Ambil 400 Miliar'

Si Nenek ‘Saya Ambil 400 Miliar'
Ambil 1 Juta Ditolak Teller Dengan Ketus, Si Nenek ‘Saya Ambil 400 Miliar' - Seorang nenek dari Guangzhou, Tiongkok, pergi ke sebuah bank, ia menyerahkan kartu ATM-nya kepada teller dan mengatakan mau mengambi uang.

“Nona, tolong ambilkan 500 yuan (1 juta rupiah), terima kasih.” pinta nenek pada sang teller bank.

”Pengambilan tunai di bawah 5000 yuan (sekitar 10 juta) bisa ambil di ATM,” kata teller.

“Mengapa tidak bisa diambil di sini ?” jawab si nenek dari Guangzhou.

“Ini peraturan bank, kalau tidak ada hal lain, nenek ke ATM saja, masih banyak yang antri di belakang,” kata teller dengan ketus sambil mengembalikan kartu ATM si nenek.

Nenek itu diam saja, kemudian kartu ATM-nya diserahkan lagi pada teller sambil berkata: ”Kalau begitu, tolong ambilkan semua uang tabungan saya! Terima kasih!”

Muka teller bank seketika berubah saat melihat rekening si nenek dan langsung berdiri membungkukkan badan sambil berkata pada si nenek.

“Maaf ya nek sebelumnya, total tabungan nenek ada 200 juta yuan (400 miliar), kami tidak memiliki uang tunai sebanyak itu di bank. Maaf ya nek, nenek sebelumnya harus memberitahu dulu waktu pengambilan uang, baru bisa kami siapkan” lanjut teller bank.

“Kalau begitu, berapa maksimalnya uang tunai yang bisa saya ambil ?” tanya si nenek.

“nenek bisa ambil dibawah 300.000 yuan(600 juta),” jawab teller bank.

”Terima kasih, ya sudah tolong ambilkan 300.000 yuan (600 juta) saja,” kata nenek.

Dengan rasa hormat, teller bank segera mengambil 600 juta untuk si nenek. Setelah nenek menerima uangnya, lalu ia mengambil satu juta dari tumpukan uang tunai di tangannya. Kemudian berkata pada teller.

“Nona, tolong tabungkan 599 juta ini ke rekening saya, terima kasih.”

Raut wajah teller bank seketika berubah, serba salah dan kikuk di hadapan si nenek. Pesan yang disampaikan dalam kisah dia atas adalah, janganlah memandang teman atau orang asing sekali pun dengan sebelah mata (hina).

Suatu ketika mungkin saja orang hina di mata Anda itu bisa membantumu. Camkan baik-baik, jangan pernah menilai seseorang dari penampilannya yang sederhana.

Sumber. yangheboh.com

Curhatan Seorang Suami Yang Tak Diizinkan Istri Bawa Kunci Rumah Sendiri Ini Viral

Curhatan Seorang Suami Yang Tak Diizinkan Istri Bawa Kunci Rumah Sendiri Ini Viral
Curhatan Seorang Suami Yang Tak Diizinkan Istri Bawa Kunci Rumah Sendiri Ini Viral - Media sosial tengah diramaikan dengan kisah seorang suami yang tidak diperbolehkan membawa kunci rumah oleh istrinya sendiri.

Kisah tersebut ditulis oleh akun Facebook M Dedy Vansophi yang dibagikan kembali oleh akun Twitter bernama @imanlagi. Tampaknya, kisah dari akun Facebook M Dedy Vansophi ini menyentuh banyak hati para netizen.

Pasalnya, meski dirinya menceritakan kisah seorang suami yang tidak diperbolehkan membawa kunci rumah, ternyata ada alasan yang tak terduga.

Menurutnya, membawa kunci rumah sendiri ketika ia pulang rumah larut malam, akan menjadi hal yang praktis tanpa perlu repot membangunkan sang istrinya. Namun, ternyata hal itu salah.
BACA JUGA:
Video Viral: Curhatan Cewek Cantik SMA di Youtube Bikin Miris Karena Dandanannya
Karena ketika tidak membawa kunci rumah sendiri, tentunya sang istrilah yang akan membukakan pintu dan menyambut suami pulang.

Di momen sederhana inilah, hubungan suami istri akan semakin dikuatkan karena akan saling bertemu dan bertegur sapa. Menghabiskan waktu beberapa saat sebelum tidur dengan minum teh hangat bersama dan memperbincangkan banyak hal.

Tentu saja, rasa ini akan berbeda apabila seorang suami membawa kunci rumah sendiri.

"Cerita bagus tentang suami yg ga boleh bawa kunci rumah." kicau @imanlagi di akun Twitter-nya.
Kisah sederhana namun sarat makna ini pun langsung mendapatkan tanggapan yang beragam dari para netizen. Tak sedikit dari mereka yang merasa setuju dengan apa yang diceritakan oleh akun M Dedy Vansophi.
"Karena "kunci" yang sebenarnya itu ada di komunikasi" tulis akun @koedadiyat.

"Dan sekarang gue paham kenapa nyokap gue ngotot banget nekenin untuk bukain pintu kalau siapapun, entah alm. bokap atau nyokap pulang kerja, se-simple itu yang sebenernya impact-nya besar" tulis akun @findapraf.

"Aku juga kayak gini. Kalau suami kerja shift 2. Harus bangun dan ngobrol sepulang dia kerja karena pagi aku sibuk masak dan siap2 kerja" tulis akun @Indrawati23.
Berdasarkan pantauan tim TribunWow.com, hingga kini, unggahan ini sudah di-retweet sebanyak 4 ribu kali lebih dan mendapatkan 3 ribu lebih likes.  | Tribunwow.com

Postingan Hanny Dewanti ‘Menikah Itu Enggak Enak’ di Facebook Yang Jadi Viral

Postingan Hanny Dewanti ‘Menikah Itu Enggak Enak’ di Facebook Yang Jadi Viral
Postingan Hanny Dewanti ‘Menikah Itu Enggak Enak’ di Facebook Yang Jadi Viral - Menikah tentu menjadi impian bagi semua orang. Bagi kaula muda yang sedang mabuk asmara, biasanya ingin segera meresmikan hubungan.

Memang tidak ada yang salah menyegerakan kisah asmara ke pelaminan. Tapi kadang mereka lupa bahwa sejatinya menikah bukan seperti pacaran.

Menikah tidak boleh dilandasi keinginan, atau nafsu semata melainkan banyak hal yang harus dipahami. Seperti kisah yang dibagikan pemilik akun Hanny Dewanti di Facebook ini.
BACA JUGA:
Inilah 7 Kelebihan Menikah Dengan Janda Dibanding Perawan
Hanny membagikan kisahnya bagaimana berumah tangga adalah sebuah perjuangan.

Berumah tangga tidak lagi seperti pacaran: senang diajak jalan, dan nggak suka ditinggalkan.
Bahkan Hanny menyebut menikah itu nggak enak. Apa maksudnya?

Berikut tulisan Hanny soal ‘Menikah Itu Enggak Enak’ seperti yang diunggahnya di Facebook, Juamt (28/10/2017).
“NIKAH ITU ENGGAK ENAK!!!”

Dedek-dedek gemes yang malam ini menggalau karena sebel sendirian... sebel ngejomblo... patah hati ngeliat gebetan jalan sama yang lain... pengen nyakar tembok liat yang penganten baru anget berduaan.
 
Dedek-dedek gemes yang malam ini mengharapnkan hujan turun deras sekali... langit kelap-kelip halilintar dan banjir besar melanda agar yang oacaran gak bisa kenvan.
Dedek-dedek gemes yang malam ini menggelar doa khusuk berisi harapan untuk bisa bersanding di pelaminan dan menghapus status jomblo di KTP.
Saya mau kasih tahu sesuatu tentang pernikahan untuk kalian.
Dek, nikah itu gak enak.
 
Nikah itu bukan haha hihi seperti orang pacaran. Nikah itu bukan keseruan kayak pas main rumah-rumahan. Nikah itu bukan hip hip hura kayak sama sahabat.
Nikah itu pengorbanan, Dek. Nikah itu perjuangan. Nikah itu awal petualangan baru saat masalah dia bertemu dengan masalahmu dan harus kamu pecahkan dengan atau tanpa dia.
 
Keluargamu berantakan, terus kamu berpikir menikah bisa membuatmu lari dari keluarga?
NGIMPI!
 
Masalahmu dengan masyarakat sangat banyak sampai kamu tahan dengan omongan orang, terus kamu berharap bisa lepas dari gunjingan dengan menikah?
NGIMPI!
 
Kamu miskin jelata, terus berharap bisa nikah dengan CEO kaya raya dan foya foya sampai menutup mata?
NGIMPI!
 
Dengan menikah, takdirmu bertemu dengan takdirnya.
Dengan menikah, masalahmu bertemu dengan masalahnya
Dengan menikah, keluargamu bertemu dengan keluarganya
Semua itu masalah, Dek.
Semua itu bisa jadi masalah baru atau melanjutkan masalah lama dengan lebih WOW lagi.
 
Oke kita ngomongin yang real.
Kalau pas sebelum nikah, kamu cuma mikir apa yang diharapkan ortu darimu. Setelah nikah kamu juga harus mikir apa yang diharapkan mertua darimu.
Kalau pas sebelum nikah, kamu cuma mikir gimana bikin perut kenyang. Setelah nikah, kamu juga harus mikir gimana cara bikin perut pasanganmu kenyang.
 
Saya dulu ngerjain skripsi sambil jadi IRT.
Kalau seharusnya setelah ngejar dosen ke sana ke mari saya bisa nggeblak di kasur sambil mimik es teh sebotol gede, saat itu saya harus segera bersihin rumah kontrakan dan masakin odey makan sepulang kerja.
 
Odey dulu gak sepengertian sekarang... kalau sekarang mah pulang kerja langsung ngajak saya ama farrel gelundungan di kasur. Dulu masih manjaaaa... pulang kerja kudu disiapin dari a sampai z nya. Semua HARUS dilayani. 
Ngomongin pegel ya pegel buanget. Rambut sampai brodol parah. Tapi, itu kewajiban. Saya juga gak bisa ngeluh. Belum lagi melakukan kewajiban yang lain. Wesss... ngalahin kuli Deeekkkk... waktu awal nikah saya iteeemmm... kurussss. 
Kami emosian. Berantem itu sehari bisa sampai 2-3 kali. Udah sering pengen nyerah. Tapi gak bisa. 
Berantem-baikan-berantem-baikan.
Gitu terus ampe tetangga bosen yah... namanya dulu rumah kontrakan bangsalan. Pastilah napas aja denger. Hahahhaa.
 
Kalau kalian lihat kami sekarang nempel kek perangko abis dijilat, itu adalah karena perjuangan menyatukan dua kepribadian yang sangat sama. Sama sama keras.
Gak mudah deeeekkk.
 
Suami abis kerja pengennya langsung tidur eh... kudu nimang anak, bantuin jaga anak lagi sakit, beli ini beli itu buat keperluan istri yang gak bisa keluar. Bantuin istri beresin kerjaan rumah. Belum lagi kalau ada acara di lingkungan tempat tinggal. Pengen main sama temen, istri udah melotot depan pintu kek nyi pelet ketelen duri ikan paus.
Untuk kamu cewek cewek yang kerja. Kalau sekarang sepulang kerja kamu bisa jalan-jalan manja ke mall, setelah nikah... jangan harap. Kamu kudu izin sama suami ke mana pun. Kalau suami gak ridho... acara shopingmu bisa jadi HARAM. Apalagi kalau suami gak tau. Hiiii... ngerik...
 
Saat berumah tangga, kebebasanmu hilang. Hakmu akan ditutupi dengan kewajiban. Ini bukanlah adaptasi yang mudah. Makanya banyaaaaakkkk sekali penganten baru yang niat cere atau selingkuh. Karena gak kuat berjuang menekan ego demi menyenangkan pasangan. 
Nikah sama orang kaya raya juga bukan jaminan kebahagiaan. Ada banyaaaaakkk sekali bahaya yang mengintai. Oke. Saya gak akan sebut masalah pelakor, selingkuhan, suami jajan P5K, atau nikah dengan si anak orang kaya manjanya gak ketulungan. Saya mau cerita gimana kalau kekayaan yang dimiliki itu habis? 
Saya pernah ngadepin momen di mana tidak ada uang yang tersisa selain untuk makan 1 orang. Waktu itu saya berbohong sama suami dan bilang saya sudah makan. Padahal dari pagi saya cuma minum air putih. 
Saya belikan makan buat suami aja. Kasihan dia pulang kerja. Pernah juga dibalik. Uang cuma bisa buat beli 1 nasi bungkus.
Suami belikan untuk saya tok. Saya tahu. Saya pura-pura bilang kalau nasi bungkusnya gak enak dan bukan selera saya. Cuma makan beberapa sendok terus saya kasih ke suami. Pernaaaahhhhh.
 
Alhamdulillah pertolongan segera tiba. Tapi... mampukah kamu menghadapinya? Itu tidak terjadi sehari dua hari. Itu terjadi dalam kurun waktu yang cukup untuk membuat iman goyah. 
Lagi pailit... tiba-tiba mantan datang membawa angin segar; ngajak ketemuan. Mantan pakai mobil kece, jelas dompetnya setebal pajak mobilnya. Kalau cuma kencan haha hihi, pulangnya mesti dapet kalau cuma pulsa mah...
Kira-kira... ambil enggak tawaran ketemuannya?
Sekarang mah enak bilang "enggaaaaaakkkkk..." kalau kejadian beneran, mingkem cep. Galau setengah mati
Kalau saya?
Hahaha...
Saya takut aja kalau ini semua cuma jebakan. Saya mikirnya... Pas saya ketemuan sama mantan, terus odey datang bareng kru tv sama Aston Kutcher ambil tereak ‘you’ve got a PUNK’D!’
(Ini tontonan taun berapa?!
Ngerik!!!
Malunya itu loh kalau beneran kejadian.”
Sampai Rabu (11/1/2017), postingan "menikah itu enggak enak" Hanny Dewanti ini telah dibagikan 4.700 kali. Berikut ini postingannya:

Video Inilah Badai Salju di Makkah Yang Sempat Bikin Heboh

Video Inilah Badai Salju di Makkah Yang Sempat Bikin Heboh
Video Inilah Badai Salju di Makkah Yang Sempat Bikin Heboh - Beberapa pekan ke depan kita akan menyambut Hari Raya Idul Adha atau idul kurban yang merupakan satu rangkaian dengan ibadah Haji. Umat islam yang memiliki kemampuan diwajibkan mengerjakan Ibadah haji sesuai dengan rukun Islam dan di Rumah Allah SWT Masjidil Haram.

Tentunnya para calon jammah haji harus menjaga kondisi fisik tubuh agar dapat menjalankan ibadah secara khusyuk menginggat cuaca di Makkah yang cendrung panas namun beberapa tahun terakhir Makkah mulai di landa cuaca dingin hingga turunnya badai salju.

Seperti video berikut yang menampilkan kondisi Masjidil Makkah saat dilanda Badai Salju. Video yang di upload oleh akun Facebook Otiev Mustava Senin (7/8/2017) diketahui merupakan badai salju tahun 2015 lalu.
BACA JUGA:
Mobil Sport Milik Polisi Indonesia Gak Kalah Dengan Dubai
Namun kembali viral dan dibagikan hingga 2500 kali dan 2000 komentar. Berikut kutipan dari Otiev Mustava yang menanpilkan dalil tentang badai salju di jazirah arab yang merupakan tanda akhir zaman disambut komentar doa para netizen :

"Bukti Kebenaran Hadits Rasul SAW, Salju Turun di Saudi Tanda Hari Akhir Kian Dekat"

Turunnya salju di Tanah Arab jadi fenomena yang membuat banyak netizen bertanya-tanya. Tanah Arab yang memiliki cuaca panas bisa diguyur salju. Turunnya salju bahkan diidentikkan dengan tanda kiamat. Mengapa? Karena tanda kiamat atau akhir zaman satu di antaranya Tanah Arab yang subur. Turunnya salju mengguyur Tanah Arab yang gersang. Akun bufaizbudi memposting foto salju di Arab.

Berikut Video Badai Salju di Makkah Yang Sempat Bikin Heboh:

“Salju turun di jazirah Arab, Imam Masjidil Haram Syaikh Al-Sudais mengatakan, salju merupakan komponen utama dalam pembentukan sungai dan tanaman. Turunnya salju di Jazirah Arab membuktikan kebenaran dari hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.”

“(Tidak akan tiba hari kiamat hingga tanah Arab kembali hijau penuh dengan tumbuhan dan sungai-sungai). Nampak jelas dari hadits tsb bahwa negeri2 Arab akan dilimpahi dgn air yg banyak, sehingga menjadi beberapa sungai, tumbuh di atasnya berbagai macam tumbuhan sehingga menjadi padang rumput, kebun dan hutan2. Wallahu a’lam." | tribunnews.com


Renungan, Fakta Antara Orang Tua Dan Anak

Renungan, Fakta Antara Orang Tua Dan Anak - Berbicara tentang orangtua dan anak ada banyak sekali kesalahpahaman yang terjadi dalam menyikapi suatu hal, terutama untuk anak-anak. Seringkali mereka menganggap orangtua mereka melakukan hal-hal yang negatif.

Berikut adalah hal kecil fakta tentang orangtua dan anaknya:

  • Anak terkadang berfikir orang tuanya pilih kasih terhadap saudaranya.
  • Anak terkadang merasa terkekang oleh orang tuanya.
  • Anak terkadang merasa lebih pintar dan membantah nasihat orang tuanya.
  • Anak terkadang merasa bahwa dirinya tidak di sayang.
  • Anak terkadang memperhitungkan segala sesuatu yang telah ia lakukan untuk orang tuanya.
  • Anak terkadang membingungkan harta warisan.
  • Anak terkadang menganggap remeh sesuatu pekerjaan yang telah diberikan.
  • Anak terkadang membentak orang tuanya saat berbicara.

FAKTANYA

  • Anak sering tidak mengerti jika dibalik sepengetahuannya orang tuanya selalu memuji anak di depan saudaranya.
  • Anak sering tidak mengerti bahwa semua yang di lakukan orang tuanya hanya untuk kebaikan masa depan anak.
  • Anak sering tidak mengerti bahwa orang tuanya telah menjalani kehidupan yang lebih keras dibanding anak.
  • Anak sering tidak mengerti bahwa di setiap doa dan harapan orang tua nama anak selalu di ingat dan disebut.
  • Orang tua jarang sekali memberitahukan mengenai pengorbanannya selama melahirkan anda.
  • Orang tua telah mempersiapkan warisan terbaik (tidak selalu harta) untuk anaknya, hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menyerahkan.
  • Orang tua tidak rela melihat anaknya hidup bersusah - susah di tempat orang lain.
  • Anak tidak mengerti setiap kali ia membentak, hati orang tua akan bergetar dan menyebabkan umurnya lebih pendek.
Back To Top