Heboh! 3 Pasangan di Yogyakarta Ini Menikah Dengan Mahar Surat Al-Ikhlas

Heboh! 3 Pasangan di Yogyakarta Ini Menikah Dengan Mahar Surat Al-Ikhlas - Di bulan suci Ramadhan sebanyak tiga pasang pengantin menikah dengan mahar Surat Al-Ikhlas. Meski banyak masyarakat yang menghindari bulan Ramadhan untuk melangsungkan pernikahan namun ketiga pasangan tersebut sengaja ingin mencari berkah di bulan Ramadhan.

Tiga pasangan pengantin menikah degan mahar Surat Al-Ikhlas di Kantor Urusan Agaram (KUA) Danurejan Kota Yogyakarta pada hari Rabu 22 Juni 2016. Adapun ketiga pasangan tersebut diantaranya adalah Aris Dwi Santoso, seorang duda berusia 40 tahun dan merupakan warga Glondang, Moyudan, Selam. Aris menikah dengan seorang janda bernama Suginem usia 55 tahun warga asal Mokol, Wonosari, Gunungkidul.

Pasangan kedua yang menikah dengan mahar Surat Al-Ikhlas selanjutnya adalah Indra Nur Fad’li jaka asal Wareng, Beran, Ngawi Jawa Timur berusia 22 tahun. Indra menikah dengan sang pujaan hati bernama Ida Yuliana berusia 23 tahun yang asalnya juga dari Ngawi, Jawa Timur.

Pengantin terakhir yang juga melangsungkan pernikahan di bulan Ramadhan dan menikah dengan mahar Surat Al-Ikhlas adalah Mardiyono, seorang duda berusia 35 tahun asal Terong, Dlinggo, Bantul.  Mardiyono menikahi seorang janda berusia 34 tahun asal Cirebon yang saat ini tinggal di Panggungharjo, Sewan, Bantul bernama Warningsih.

Ketiga pasangan pengantin tersebut mengucapkan ijab kabul bergantian dengan wali nikah Kepala KUA Danurejan, Yogyakarta Tarso dengan saksi keluarga dari mempelai wanita. Acara nikah masal ini diadakan oleh Forum Ta’aruf Indonesia (Fortais) Sewon, Bantul.

Karena mereka menikah dengan mahar Surat Al-Ikhlas ini menjadi hal unik, dimana pengantin laki-laki harus menghafalkan surat Al-Ikhlas sebanyak tiga kali. secara bergantian mereka menghafalkan Surat Al-Ikhlas.

Ketua Fortais Sewon, Bantul, Ryan Budi Nuryanto mengatakan bahwa sebenarnya di dalam agama Islam tidak ada pantangan menikah di bulan Ramadhan. Jadi pernikahan ketiga pasangan di Yogyakarta tersebut boleh saja.

Sementara itu Kepala KUA Danurejan, Tarso mengatakan meski mereka bukan warga Danurejan, namun tetap bisa menikah selama persyaratan terpenuhi. Tarso menegaskan menikah di KUA gratis dan tidak ada biaya yang dibebankan sama sekali dan itu sudah jelas dalam peraturan yang ada.

0 Komentar untuk "Heboh! 3 Pasangan di Yogyakarta Ini Menikah Dengan Mahar Surat Al-Ikhlas"
Back To Top