Inilah Ciri-Ciri Pemimpin ‘Ratu Adil’ Dalam Ramalan Jayabaya Yang Fenomenal

Ramalan Jayabaya
Inilah Ciri-Ciri Pemimpin ‘Ratu Adil’ Dalam Ramalan Jayabaya Yang Fenomenal - Ramalan Jayabaya atau sering disebut Jangka Jayabaya adalah ramalan dalam tradisi Jawa yang salah satunya dipercaya ditulis oleh Jayabaya, raja Kerajaan Kediri. Ramalan ini dikenal pada khususnya di kalangan masyarakat Jawa yang dilestarikan secara turun termurun oleh para pujangga.

Kitab “Jangka Jayabaya” pertama dan dipandang asli, adalah dari hasil karya Pangeran Wijil I dari Kadilangu yang dikarangnya pada tahun 1741-1743. Dalam ramalan tersebut, Jayabaya percaya bahwa aka nada masa di mana Indonesia dipimpin oleh seorang ‘Ratu Adil’ yang akan membawa Tanah Air menuju kemakmuran.

Dikutip TribunSolo.com, dari sebuah buku berjudul Ramalan Jayabaya, Indonesia Masa Lampau, Masa Kini, dan Masa Depan karangan Suwidi Tono, inilah beberapa ciri pemimpin ‘Ratu Adil’ yang akan segera tiba.

1.Kereta berjalan tanpa kuda
“Kelak bila ada kereta berjalan tanpa kuda, tanah Jawa berkalung besi. Perahu berjalan di angkasa, sungai besar hilang lubuknya, pasar kehilangan gaungnya. Itulah tanda-tanda akan tibanya zaman.”

Begitulah bunyi salah satu bait Ramalan Jayabaya yang menggambarkan keadaan sekarang. Kata “kereta berjalan tanpa kuda” sendiri menggambarkan kendaraan yang digerakkan menggunakan mesin, seperti mobil maupun motor.

Tanah Jawa berkalung besi, berarti Pulau Jawa dan pulau lainnya mempunyai rel kereta api. Perahu berjalan di angkasa adalah pesawat terbang. Sungai kehilangan lubuknya, ini menunjukkan banyaknya sungai yang hilang karena banyak bendungan dibangun. Dan kata “pasar tradisional tersingkir kehilangan gaungnya” adalah petunjuk sebagai pasar yang kini sudah digantikan dengan pusat perbelanjaan modern seperti mal.

2.Muncul bintang pari
Sebelum ‘Ratu Adil’ muncul ke Pulau Jawa, aka nada beberapa pertanda berupa munculnya bintang pari (bintang ekor panjang), sebagaimana yang dituliskan dalam bait berikutnya yang berbunyi,

Sebelumnya akan ada pertanda bintang pari, panjang sekali tepat di arah tenggara. Selama tujuh malam, hilangnya menjelang pagi sekali. Bersamaan dengan munculnya Batara Surya, bebarengan dengan hilangnya kesengsaraan manusia yang berlarut-larut. Itulah tanda putra Batara Indra sudah tampak. Datang ke bumi untuk membantu orang Jawa.

Dalam bait itu tertulis bahwa bintang itu memiliki ukuran yang sangat panjang, dan muncul dari tenggara selama tujuh malam. Dengan munculnya tanda tersebut, kesengsaraan rakyat akan segera sirna.

3.Pemimpin yang dimaksud
Bait berikutnya ini menggambarkan tentang sosok pemimpin yang dinanti-nanti tersebut. Beliau berasal dari kaki Gunung Lawu sebelah timur, sebelah timurnya air bengawan. Berumah seperti raden Gatotkaca, berupa rumah merpati susun tiga.

4.Dialah sang Ksatria yang terpilih
Bait terakhir :
Oleh sebab itu carilah satria itu. Sudah yatim piatu, tak bersanak saudara. Sudah lulus weda Jawa, hanya berpedoman Trisula. Ujung trisulanya sangat tajam, membawa maut atau hutang nyawa. Yang tengah pantang merugikan orang lain. Yang kiri dan kanan menolak pencurian dan kejahatan.

Bait tersebut menggambarkan sosok pemimpin bijak. Ia telah yatim piatu, telah lulus wedha dan hanya bersandar pada trisula. Kedahsyatan trisula telah teruji. Bagian tengahnya pantang merugikan dan membuat susah orang lain. Bagian kiri dan kanan menolak semua bentuk kebatilan.

Sementara trisula yang dimaksud tersebut diartikan sebagai badan eksekutif, legislative, dan yudikatif.

Itulah beberapa ciri-ciri sosok pemimpin ‘Ratu Adil’. Semoga saja dengan datangnya ‘Ratu Adil’, masyarakat Indonesia akan menjalani hidup jauh lebih baik tanpa diembel-embel janji oleh pemerintah.

Terima kasih telah membaca artikel Inilah Ciri-Ciri Pemimpin ‘Ratu Adil’ Dalam Ramalan Jayabaya Yang Fenomenal, update terbaru seputar berita foto dan video yang jadi viral.

0 Komentar untuk "Inilah Ciri-Ciri Pemimpin ‘Ratu Adil’ Dalam Ramalan Jayabaya Yang Fenomenal"
Back To Top